Navigasi Materi

Operasi Matriks #4



MATEMATIKA SMA KELAS XI

PAKET 4 — OPERASI MATRIKS

Penjumlahan, pengurangan, dan perkalian matriks dengan skalar.

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari paket ini, kamu diharapkan mampu:
  1. Menentukan syarat penjumlahan dan pengurangan matriks.
  2. Melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan elemen bersesuaian.
  3. Mengalikan matriks dengan bilangan real atau skalar.
  4. Menerapkan operasi matriks pada masalah sederhana.

1. Penjumlahan Matriks

Dua matriks dapat dijumlahkan jika keduanya memiliki ordo yang sama. Caranya, jumlahkan elemen-elemen yang menempati posisi bersesuaian.

Contoh 1
A =
23
41
  dan   B =
52
16

Tentukan A + B.

A+B =
2+53+2
4+11+6
A+B =
75
57
Jawaban: hasil penjumlahan berordo 2 × 2.
Ingat! Penjumlahan matriks dilakukan pada posisi yang sama. Elemen baris pertama kolom kedua dijumlahkan dengan elemen baris pertama kolom kedua dari matriks lainnya, bukan dengan elemen di posisi berbeda.

2. Pengurangan Matriks

Pengurangan matriks juga mensyaratkan kedua matriks memiliki ordo yang sama. Kurangkan setiap elemen matriks pertama dengan elemen yang bersesuaian pada matriks kedua.

Contoh 2
C =
97
68
  dan   D =
42
13

Tentukan C − D.

C−D =
9−47−2
6−18−3
C−D =
55
55
Jawaban: setiap elemen diperoleh dengan mengurangkan elemen-elemen yang bersesuaian.

3. Perkalian Matriks dengan Skalar

Skalar adalah sebuah bilangan. Perkalian matriks dengan skalar dilakukan dengan mengalikan setiap elemen matriks dengan bilangan tersebut.

Contoh 3

Tentukan 3A jika:

A =
2-1
43
3A =
3(2)3(-1)
3(4)3(3)
3A =
6-3
129
Jawaban: semua elemen dikalikan 3, termasuk elemen yang bernilai negatif.

4. Sifat-Sifat Operasi Matriks

Untuk matriks A, B, dan C yang memiliki ordo sesuai dengan operasi yang dilakukan, berlaku sifat-sifat berikut.

SifatBentuk umum
Komutatif penjumlahanA + B = B + A
Asosiatif penjumlahan(A + B) + C = A + (B + C)
Identitas penjumlahanA + O = A
Invers penjumlahanA + (−A) = O
Distributif skalark(A + B) = kA + kB
Distributif skalar(k + l)A = kA + lA
Perhatian: pengurangan matriks tidak bersifat komutatif secara umum. Biasanya A − B tidak sama dengan B − A.

5. Laboratorium Interaktif Operasi Matriks

Ubah elemen matriks A dan B, lalu pilih operasi yang ingin dilakukan. Hasilnya akan dihitung secara otomatis.

Matriks A

Matriks B

6. Latihan Mandiri

Pilih jawaban yang tepat. Kerjakan semua soal, lalu tekan Periksa Jawaban.

1. Dua matriks dapat dijumlahkan jika ....
2. Diketahui:
A =
13
24
, B =
52
61
Elemen baris pertama kolom kedua dari A + B adalah ....
3. Jika A = [2 −3; 4 1], maka 2A adalah ....
4. Jika A = [7 5; 4 9] dan B = [2 1; 3 6], maka elemen baris kedua kolom pertama dari A − B adalah ....
5. Jika O adalah matriks nol dengan ordo yang sama dengan A, maka A + O = ....
6. Jika A = [1 2; 3 4], maka elemen baris kedua kolom kedua dari 3A adalah ....
1. B — Kedua matriks harus memiliki ordo yang sama.
2. B — Elemen yang dicari adalah 3 + 2 = 5. Catatan: jawaban yang benar adalah B.
3. A — Semua elemen dikalikan 2 sehingga hasilnya [4 −6; 8 2].
4. A — Elemen tersebut adalah 4 − 3 = 1. Catatan: jawaban yang benar adalah A.
5. C — Penjumlahan dengan matriks nol tidak mengubah matriks.
6. C — Elemen baris kedua kolom kedua adalah 3 × 4 = 12.

7. Tantangan Kontekstual

Sebuah koperasi sekolah mencatat penjualan dua jenis buku selama dua hari.

Jenis bukuSeninSelasa
Buku tulis2015
Buku gambar810

Data penjualan hari pertama dinyatakan dengan matriks A dan hari kedua dengan matriks B:

A =
200
80
  dan   B =
015
010

Angka nol digunakan sebagai tempat kosong untuk hari yang belum dicatat dalam masing-masing matriks. Tentukan A + B dan jelaskan artinya.

A+B =
2015
810
Hasilnya menunjukkan penjualan buku tulis sebanyak 20 pada Senin dan 15 pada Selasa, serta buku gambar sebanyak 8 pada Senin dan 10 pada Selasa.