Navigasi Materi

Logika Matematika #2 : Pernyataan Majemuk

MATEMATIKA SMA · PAKET 2

Pernyataan Majemuk

Memahami cara menggabungkan pernyataan menggunakan konjungsi, disjungsi, implikasi, dan biimplikasi.

Tujuan pembelajaran: Siswa mampu membentuk pernyataan majemuk, menentukan nilai kebenarannya, serta membaca simbol logika dengan tepat.

1. Pengertian Pernyataan Majemuk

Pernyataan majemuk adalah pernyataan yang dibentuk dengan menggabungkan dua pernyataan atau lebih menggunakan penghubung logika.

Misalkan:

p: Bilangan 8 adalah bilangan genap.

q: Bilangan 8 lebih besar dari 5.

Kedua pernyataan tersebut bernilai benar. Kita dapat menggabungkannya menjadi:

“Bilangan 8 adalah bilangan genap dan lebih besar dari 5.”

Pernyataan gabungan ini disebut pernyataan majemuk. Nilai kebenarannya ditentukan oleh jenis penghubung logika yang digunakan.

Empat penghubung logika: konjungsi (dan), disjungsi (atau), implikasi (jika ... maka ...), dan biimplikasi (jika dan hanya jika).

2. Konjungsi (DAN)

Konjungsi adalah pernyataan majemuk yang menggunakan kata dan. Konjungsi dari p dan q ditulis:

p ∧ q

Konjungsi bernilai benar hanya jika kedua pernyataan penyusunnya benar.

Tabel kebenaran konjungsi

pqp ∧ q
BBB
BSS
SBS
SSS

B = benar, S = salah.

Contoh 1

Misalkan p: “4 adalah bilangan genap” dan q: “4 lebih besar dari 2”. Tentukan nilai kebenaran p ∧ q.

Lihat pembahasan

p bernilai benar karena 4 adalah bilangan genap.

q bernilai benar karena 4 lebih besar dari 2.

Karena kedua pernyataan benar, maka p ∧ q bernilai benar.

Contoh 2

Misalkan p benar dan q salah. Tentukan nilai kebenaran p ∧ q.

Lihat pembahasan

Konjungsi hanya benar jika kedua komponennya benar. Karena q salah, maka p ∧ q bernilai salah.

Cara mengingat: untuk konjungsi, cukup satu pernyataan salah agar hasilnya salah.

3. Disjungsi (ATAU)

Disjungsi adalah pernyataan majemuk yang menggunakan kata atau. Disjungsi p dan q ditulis:

p ∨ q

Dalam logika matematika dasar, kata “atau” biasanya berarti atau inklusif: hasilnya benar jika setidaknya satu pernyataan benar, termasuk jika keduanya benar.

Tabel kebenaran disjungsi

pqp ∨ q
BBB
BSB
SBB
SSS

Contoh 3

Misalkan p: “10 adalah bilangan ganjil” dan q: “10 adalah bilangan genap”. Tentukan nilai p ∨ q.

Lihat pembahasan

p salah, sedangkan q benar. Karena sekurang-kurangnya satu pernyataan benar, maka p ∨ q bernilai benar.

Contoh 4

Jika p salah dan q salah, bagaimana nilai p ∨ q?

Lihat pembahasan

Disjungsi bernilai salah hanya ketika kedua pernyataan penyusunnya salah. Jadi, p ∨ q bernilai salah.

Cara mengingat: untuk disjungsi, cukup satu pernyataan benar agar hasilnya benar.

4. Implikasi (JIKA ... MAKA ...)

Implikasi menghubungkan dua pernyataan dengan bentuk “jika p, maka q”. Ditulis:

p → q

p disebut anteseden atau hipotesis, sedangkan q disebut konsekuen atau kesimpulan.

Implikasi hanya bernilai salah ketika p benar tetapi q salah. Pada tiga kombinasi lainnya, implikasi bernilai benar.

Tabel kebenaran implikasi

pqp → q
BBB
BSS
SBB
SSB

Contoh 5

Misalkan p: “Suatu bilangan habis dibagi 4” dan q: “Bilangan tersebut genap”. Pernyataan implikasinya adalah “Jika suatu bilangan habis dibagi 4, maka bilangan tersebut genap.”

Lihat pembahasan

Untuk bilangan bulat, setiap bilangan yang habis dibagi 4 pasti genap. Implikasi tersebut bernilai benar.

Perhatikan bahwa contoh ini membahas kebenaran hubungan matematis, bukan sekadar bentuk kalimatnya.

Contoh 6

Jika p benar dan q salah, tentukan nilai p → q.

Lihat pembahasan

Ini satu-satunya kondisi yang membuat implikasi salah. Jadi, p → q bernilai salah.

Tips penting: Implikasi tidak sama dengan konjungsi. Implikasi p → q hanya salah ketika p benar dan q salah.

5. Biimplikasi (JIKA DAN HANYA JIKA)

Biimplikasi menghubungkan dua pernyataan dengan frasa jika dan hanya jika. Simbolnya adalah:

p ↔ q

Biimplikasi bernilai benar jika kedua pernyataan memiliki nilai kebenaran yang sama, yaitu sama-sama benar atau sama-sama salah.

Tabel kebenaran biimplikasi

pqp ↔ q
BBB
BSS
SBS
SSB

Contoh 7

Misalkan p: “6 habis dibagi 2” dan q: “6 merupakan bilangan genap”. Tentukan nilai p ↔ q.

Lihat pembahasan

p benar dan q benar. Karena nilai keduanya sama, maka p ↔ q bernilai benar.

Contoh 8

Jika p salah dan q salah, tentukan nilai p ↔ q.

Lihat pembahasan

Kedua pernyataan memiliki nilai kebenaran yang sama. Jadi, p ↔ q bernilai benar.

6. Perbandingan Empat Penghubung Logika

pqp ∧ qp ∨ qp → qp ↔ q
BBBBBB
BSSBSS
SBSBBS
SSSSBB

B = benar dan S = salah. Tabel ini merangkum nilai kebenaran untuk semua kemungkinan nilai p dan q.

Simulasi tabel kebenaran

Pilih nilai p dan q untuk melihat hasil keempat operasi logika.

7. Latihan Pemahaman

Pilih jawaban yang benar. Pembahasan akan muncul setelah kamu memeriksa jawaban.

1. Jika p benar dan q salah, nilai p ∧ q adalah ...

2. Jika p salah dan q benar, nilai p ∨ q adalah ...

3. Kondisi yang membuat p → q salah adalah ...

4. Jika p salah dan q salah, nilai p ↔ q adalah ...

5. Jika p salah dan q salah, nilai p ∨ q adalah ...

6. Diketahui p: “8 bilangan genap” dan q: “8 lebih besar dari 5”. Nilai p ∧ q adalah ...

8. Evaluasi Mandiri

Jawablah pertanyaan berikut secara tertulis untuk memperdalam pemahaman.

  1. Jelaskan perbedaan konjungsi dan disjungsi.
  2. Mengapa implikasi p → q salah ketika p benar dan q salah?
  3. Jelaskan kapan biimplikasi p ↔ q bernilai benar.
  4. Buatlah satu contoh pernyataan majemuk dalam kehidupan sehari-hari untuk masing-masing penghubung logika.
Lihat pedoman jawaban

1. Konjungsi menggunakan “dan” dan hanya benar jika kedua pernyataan benar. Disjungsi menggunakan “atau” dan benar jika setidaknya satu pernyataan benar.

2. Kondisi tersebut merupakan satu-satunya kombinasi yang membuat implikasi salah menurut definisi tabel kebenaran.

3. Biimplikasi benar jika p dan q mempunyai nilai kebenaran yang sama.

4. Jawaban dapat bervariasi, asalkan bentuk penghubung dan makna pernyataannya tepat.

9. Rangkuman

Konjungsi (p ∧ q): benar jika kedua pernyataan benar.

Disjungsi (p ∨ q): benar jika setidaknya satu pernyataan benar.

Implikasi (p → q): salah hanya ketika p benar dan q salah.

Biimplikasi (p ↔ q): benar jika kedua pernyataan mempunyai nilai kebenaran yang sama.

Persiapan Paket 3: Setelah memahami empat penghubung logika, langkah berikutnya adalah menyusun tabel kebenaran untuk pernyataan majemuk yang lebih kompleks.

Selamat belajar dan terus berlatih!

Matematika SMA · Logika Matematika · Paket 2: Pernyataan Majemuk