Navigasi Materi

Logika Matematika #1 : Pernyataan dan kalimat terbuka

MATEMATIKA SMA · PAKET 1

Pernyataan dan Kalimat Terbuka

Belajar memahami pernyataan, nilai kebenaran, kalimat terbuka, dan negasi melalui contoh, latihan, serta evaluasi interaktif.

Tujuan: Siswa mampu mengenali pernyataan, menentukan nilai kebenarannya, serta menyusun negasi dengan tepat.

1. Mengenal Logika Matematika

Logika matematika adalah cabang matematika yang mempelajari penalaran secara sistematis berdasarkan aturan yang jelas. Logika membantu kita menentukan kebenaran suatu pernyataan dan menilai apakah suatu kesimpulan mengikuti informasi yang tersedia.

Logika digunakan dalam pembuktian matematika, pemrograman komputer, penyusunan algoritma, dan pengambilan keputusan dalam kehidupan sehari-hari.

Pertanyaan pemantik: Jika seseorang mengatakan bahwa semua bilangan genap habis dibagi 2, bagaimana kita memeriksa apakah pernyataan tersebut benar?

Kita memeriksa makna pernyataan dan membandingkannya dengan sifat bilangan yang berlaku. Proses berpikir yang teratur seperti ini merupakan bagian dari penalaran logis.

2. Pengertian Pernyataan

Pernyataan adalah kalimat deklaratif yang mempunyai tepat satu nilai kebenaran, yaitu benar atau salah.

Dalam logika, pernyataan biasanya dilambangkan dengan huruf kecil seperti p, q, dan r.

Pernyataan benar

Contoh: Bilangan 18 habis dibagi 3.

Karena 18 ÷ 3 = 6, pernyataan tersebut bernilai benar.

Pernyataan salah

Contoh: Bilangan 15 merupakan bilangan genap.

Bilangan 15 merupakan bilangan ganjil, sehingga pernyataan tersebut bernilai salah.

Ingat! Pernyataan yang salah tetap disebut pernyataan. Syaratnya bukan harus benar, melainkan mempunyai nilai kebenaran yang dapat ditentukan.

Contoh 1

Tentukan nilai kebenaran pernyataan berikut.

a. 7 adalah bilangan prima.

b. 21 habis dibagi 4.

Lihat pembahasan

a. Benar. Bilangan 7 hanya memiliki dua faktor positif, yaitu 1 dan 7.

b. Salah. Bilangan 21 tidak habis dibagi 4 karena 21 ÷ 4 = 5,25.

3. Kalimat yang Bukan Pernyataan

Kalimat tanya, perintah, dan harapan umumnya bukan pernyataan dalam logika matematika dasar karena tidak menyatakan sesuatu yang dapat diberi nilai kebenaran benar atau salah.

KalimatJenisAlasan
7 adalah bilangan prima.PernyataanBernilai benar.
10 adalah bilangan prima.PernyataanBernilai salah.
Berapakah hasil 5 + 3?Bukan pernyataanKalimat tanya.
Tutup pintu itu!Bukan pernyataanKalimat perintah.
Semoga kamu berhasil!Bukan pernyataanKalimat harapan.

Contoh 2

Manakah yang merupakan pernyataan?

1. Apakah 12 bilangan genap?

2. 12 merupakan bilangan genap.

3. Hitunglah hasil 12 × 2!

Lihat jawaban dan alasan

Kalimat nomor 2 adalah pernyataan karena merupakan kalimat deklaratif yang bernilai benar. Kalimat nomor 1 merupakan pertanyaan, sedangkan nomor 3 merupakan perintah.

4. Kalimat Terbuka

Kalimat terbuka adalah kalimat yang memuat variabel dan nilai kebenarannya bergantung pada nilai variabel tersebut.

x + 4 = 10

Jika x = 6, kalimat menjadi 6 + 4 = 10 dan bernilai benar.

Jika x = 3, kalimat menjadi 3 + 4 = 10 dan bernilai salah.

Jadi, nilai variabel menentukan apakah kalimat terbuka tersebut benar atau salah.

Contoh 3

Tentukan nilai kebenaran dari 2x − 1 > 5 untuk x = 4 dan x = 2.

Lihat pembahasan

Untuk x = 4:

2(4) − 1 > 5

8 − 1 > 5 → 7 > 5, benar.

Untuk x = 2:

2(2) − 1 > 5

4 − 1 > 5 → 3 > 5, salah.

Latihan interaktif: Kalimat terbuka

Diketahui 3x + 2 = 14. Pilih nilai x, lalu periksa nilai kebenarannya.

5. Negasi atau Ingkaran

Negasi adalah pernyataan yang menyangkal suatu pernyataan. Jika pernyataan awal dilambangkan dengan p, negasinya dilambangkan dengan ¬p.

Pernyataan pNegasi ¬p
Benar (B)Salah (S)
Salah (S)Benar (B)

Negasi membalik nilai kebenaran pernyataan semula.

Contoh 4

Misalkan p: “Bilangan 12 adalah bilangan ganjil.”

Negasinya adalah: “Bilangan 12 bukan bilangan ganjil.”

Pernyataan p bernilai salah, sedangkan negasinya bernilai benar.

Negasi pernyataan yang menggunakan kata semua dan ada

PernyataanNegasi
Semua siswa hadir.Ada siswa yang tidak hadir.
Semua bilangan asli lebih besar dari 0.Ada bilangan asli yang tidak lebih besar dari 0.
Ada siswa yang membawa laptop.Tidak ada siswa yang membawa laptop.
Ada bilangan genap yang ganjil.Semua bilangan genap bukan bilangan ganjil.
Catatan penting: Negasi “semua A memiliki sifat B” adalah “ada A yang tidak memiliki sifat B”. Negasi “ada A yang memiliki sifat B” adalah “semua A tidak memiliki sifat B”.

Contoh 5

Tentukan negasi dari “Semua peserta ujian lulus”.

Lihat pembahasan

Negasinya adalah “Ada peserta ujian yang tidak lulus.”

Untuk membuktikan bahwa pernyataan semua peserta lulus salah, cukup ditemukan setidaknya satu peserta yang tidak lulus.

6. Latihan Pemahaman

Pilih jawaban yang tepat. Setelah semua soal dijawab, tekan tombol periksa untuk melihat skor dan pembahasan.

1. Manakah yang merupakan pernyataan?

2. Pernyataan yang bernilai salah adalah ...

3. Kalimat 2x + 1 = 9 merupakan ...

4. Jika p benar, nilai kebenaran ¬p adalah ...

5. Negasi dari “Semua peserta lulus” adalah ...

6. Untuk x = 3, nilai kebenaran 2x + 1 = 7 adalah ...

7. Rangkuman

1. Pernyataan: kalimat deklaratif yang mempunyai nilai kebenaran benar atau salah.

2. Bukan pernyataan: misalnya kalimat tanya, perintah, dan harapan.

3. Kalimat terbuka: kalimat yang mengandung variabel dan nilai kebenarannya bergantung pada nilai variabel.

4. Negasi: ingkaran suatu pernyataan yang membalik nilai kebenarannya.

5. Negasi kuantor: “semua” menjadi “ada yang tidak”, sedangkan “ada yang” menjadi “semua tidak”.

8. Refleksi

Jawablah pertanyaan berikut dalam buku catatanmu.

  1. Mengapa pernyataan yang salah tetap disebut pernyataan?
  2. Buatlah satu contoh kalimat terbuka dan tentukan nilai variabel yang membuatnya benar.
  3. Tuliskan negasi dari pernyataan “Semua siswa mengerjakan tugas”.
Lihat contoh jawaban refleksi

1. Karena pernyataan harus mempunyai nilai kebenaran yang pasti, tidak harus bernilai benar.

2. Contoh: x + 2 = 8. Kalimat benar untuk x = 6.

3. Ada siswa yang tidak mengerjakan tugas.