PAKET 3 — OPERASI VEKTOR
Menjumlahkan, mengurangkan, dan mengalikan vektor dengan skalar serta memahami resultan vektor melalui ilustrasi dan eksplorasi interaktif.
Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari paket ini, siswa mampu:
- Menjumlahkan dua vektor dengan metode komponen.
- Mengurangkan dua vektor dan memahami vektor lawan.
- Mengalikan vektor dengan bilangan real atau skalar.
- Menjelaskan sifat-sifat operasi vektor.
- Menentukan resultan dari beberapa vektor sederhana.
1. Penjumlahan Vektor
Penjumlahan vektor dilakukan dengan menjumlahkan komponen-komponen yang bersesuaian. Jika dua vektor memiliki arah yang berbeda, komponen horizontal dijumlahkan dengan komponen horizontal, begitu pula komponen vertikal.
Misalkan:
Maka:
Contoh soal
Diketahui a = (2,3) dan b = (4,1). Tentukan a + b.
Langkah 1. Jumlahkan komponen pertama.
Langkah 2. Jumlahkan komponen kedua.
Langkah 3. Gabungkan hasilnya.
Jadi, hasil penjumlahannya adalah (6,4).
Metode segitiga
Secara geometris, pangkal vektor kedua diletakkan pada ujung vektor pertama. Resultan ditarik dari pangkal vektor pertama menuju ujung vektor kedua.
Ilustrasi metode segitiga: a + b menghasilkan vektor resultan dari pangkal a ke ujung b.
2. Pengurangan Vektor
Pengurangan vektor dapat diubah menjadi penjumlahan dengan vektor lawan. Vektor lawan dari b adalah −b, yaitu vektor dengan besar yang sama tetapi arah berlawanan.
Jika b = (b₁,b₂), maka −b = (−b₁,−b₂).
Oleh karena itu:
Contoh soal
Diketahui a = (7,5) dan b = (2,3). Tentukan a − b.
Jadi, hasil pengurangannya adalah (5,2).
Contoh dengan komponen negatif
Diketahui p = (3,−2) dan q = (−1,4). Tentukan p − q.
3. Perkalian Vektor dengan Skalar
Skalar adalah bilangan real. Jika vektor dikalikan dengan skalar k, setiap komponennya dikalikan dengan k.
Contoh 1 — Skalar positif
Diketahui a = (2,3). Tentukan 3a.
Vektor menjadi tiga kali lebih panjang dan arahnya tetap sama.
Contoh 2 — Skalar negatif
Diketahui b = (2,−4). Tentukan −2b.
Panjang vektor menjadi dua kali panjang semula, sedangkan arahnya berbalik.
| Nilai k | Pengaruh terhadap vektor |
|---|---|
| k > 1 | Panjang bertambah, arah tetap. |
| 0 < k < 1 | Panjang mengecil, arah tetap. |
| k = 0 | Menghasilkan vektor nol. |
| k < 0 | Arah berbalik, panjang menjadi |k| kali panjang semula. |
4. Sifat-Sifat Operasi Vektor
Penjumlahan vektor mempunyai beberapa sifat penting.
| Sifat | Bentuk matematis | Makna |
|---|---|---|
| Komutatif | a + b = b + a | Urutan penjumlahan tidak mengubah hasil. |
| Asosiatif | (a+b)+c = a+(b+c) | Pengelompokan tidak mengubah hasil. |
| Identitas | a + 0 = a | Vektor nol tidak mengubah vektor. |
| Lawan | a + (−a) = 0 | Vektor dan lawannya menghasilkan vektor nol. |
| Distributif | k(a+b) = ka+kb | Skalar dapat didistribusikan ke setiap vektor. |
Contoh sifat distributif
Diketahui a = (1,2) dan b = (3,4). Buktikan bahwa 2(a+b) = 2a+2b.
Ruas kiri:
Ruas kanan:
Kedua ruas sama, sehingga sifat distributif terbukti untuk contoh ini.
5. Resultan Vektor
Resultan adalah satu vektor yang mewakili gabungan pengaruh beberapa vektor. Resultan dapat dihitung dengan menjumlahkan seluruh komponen vektor.
Jika R = a + b, dengan a = (a₁,a₂) dan b = (b₁,b₂), maka:
Contoh soal
Sebuah robot bergerak 4 satuan ke kanan, kemudian 3 satuan ke atas. Tentukan vektor resultan dan panjang perpindahannya.
Langkah 1. Nyatakan kedua perpindahan sebagai vektor.
Langkah 2. Jumlahkan kedua vektor.
Langkah 3. Hitung panjang resultan.
Jadi, resultannya adalah (4,3), dengan panjang 5 satuan.
6. Eksplorasi Penjumlahan Vektor
Geser komponen vektor a dan b. Amati bagaimana komponen resultan berubah.
Vektor a
Vektor b
Warna biru = a, jingga = b, hijau = resultan. Grafik menampilkan ketiga vektor dari titik asal.
7. Latihan dan Kunci Jawaban
Latihan 1 — Penjumlahan
Diketahui a = (3,−2) dan b = (4,5). Tentukan a + b.
Latihan 2 — Pengurangan
Diketahui p = (6,4) dan q = (−2,3). Tentukan p − q.
Latihan 3 — Perkalian skalar
Diketahui a = (−3,2). Tentukan −2a.
Latihan 4 — Resultan
Sebuah robot bergerak dengan vektor a = (5,0), lalu b = (0,12). Tentukan resultan dan panjangnya.
|R| = √(5²+12²) = √169 = 13 satuan.
Latihan 5 — Sifat operasi
Jika a = (2,1) dan b = (3,4), tentukan 2(a+b) dan 2a+2b.
2a+2b = (4,2)+(6,8) = (10,10).
Kedua hasil sama, sesuai sifat distributif.
8. Kuis Interaktif
Pilih satu jawaban untuk setiap soal. Nilai akan dihitung otomatis setelah kamu menekan tombol periksa.
0 dari 5 soal dijawab
1. Jika a = (2,3) dan b = (4,1), maka a+b adalah ...
2. Jika a = (5,7) dan b = (2,4), maka a−b adalah ...
3. Jika a = (−2,4), maka 3a adalah ...
4. Dua perpindahan adalah (6,0) dan (0,8). Panjang resultannya adalah ...
5. Sifat yang menyatakan a+b = b+a adalah ...
9. Rangkuman Rumus
| Operasi | Rumus |
|---|---|
| Penjumlahan | a+b = (a₁+b₁, a₂+b₂) |
| Pengurangan | a−b = (a₁−b₁, a₂−b₂) |
| Vektor lawan | −a = (−a₁,−a₂) |
| Perkalian skalar | ka = (ka₁,ka₂) |
| Resultan | R = a+b |
| Panjang resultan | |R| = √(R₁²+R₂²) |
