PAKET 2 — VEKTOR PADA BIDANG
Mengenal vektor posisi, komponen vektor, koordinat titik, dan panjang vektor pada bidang Cartesius.
Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, siswa mampu:
- Menentukan komponen vektor dari dua titik.
- Menentukan vektor posisi suatu titik.
- Menghitung panjang atau magnitudo vektor.
- Menghubungkan komponen vektor dengan perpindahan horizontal dan vertikal.
- Menyelesaikan masalah sederhana yang melibatkan vektor pada bidang.
1. Vektor pada Bidang Koordinat
Pada bidang Cartesius, sebuah vektor dapat dinyatakan menggunakan dua komponen, yaitu komponen horizontal pada sumbu x dan komponen vertikal pada sumbu y.
Misalnya, vektor berikut mempunyai komponen 4 pada arah x dan 3 pada arah y.
Ilustrasi vektor dengan titik pangkal O(0,0) dan titik ujung (4,3).
Artinya, vektor tersebut bergerak 4 satuan ke kanan dan 3 satuan ke atas.
2. Menentukan Komponen Vektor dari Dua Titik
Jika diketahui titik awal A(x₁,y₁) dan titik akhir B(x₂,y₂), komponen vektor dari A ke B diperoleh dengan mengurangkan koordinat titik akhir dengan koordinat titik awal.
Contoh soal
Diketahui A(2,1) dan B(6,4). Tentukan vektor AB.
Langkah 1. Tentukan perubahan koordinat x.
Langkah 2. Tentukan perubahan koordinat y.
Langkah 3. Gabungkan kedua komponen.
Jadi, vektor AB adalah (4,3). Vektor ini menyatakan perpindahan 4 satuan ke kanan dan 3 satuan ke atas.
Coba perhatikan arah sebaliknya
Jika arah vektor dibalik, dari B menuju A, maka:
3. Vektor Posisi
Vektor posisi adalah vektor yang pangkalnya berada di titik asal O(0,0) dan ujungnya berada pada suatu titik tertentu.
Jika titik P mempunyai koordinat (x,y), maka vektor posisinya adalah:
Contoh soal
Titik P memiliki koordinat P(−3,5). Tentukan vektor posisi OP.
Artinya, titik P terletak 3 satuan ke kiri dan 5 satuan ke atas dari titik asal.
4. Panjang atau Magnitudo Vektor
Panjang vektor adalah jarak lurus dari pangkal ke ujung vektor. Panjang vektor selalu bernilai nol atau positif.
Untuk vektor a = (a₁,a₂), panjang vektornya adalah:
Rumus ini berasal dari Teorema Pythagoras karena komponen horizontal dan vertikal saling tegak lurus.
Contoh soal
Diketahui a = (3,4). Tentukan panjang vektor a.
Langkah 1. Kuadratkan kedua komponen.
Langkah 2. Jumlahkan hasilnya.
Langkah 3. Ambil akar kuadratnya.
Jadi, panjang vektor a adalah 5 satuan.
- a = (3,4) menyatakan komponen vektor.
- |a| = 5 menyatakan panjang vektor.
5. Eksplorasi Panjang Vektor
Ubah komponen vektor menggunakan penggeser berikut. Amati perubahan komponen dan panjang vektornya.
Catatan: grafik menggunakan skala visual yang sama pada kedua sumbu. Panjang dihitung dengan rumus magnitudo.
6. Panjang Vektor dari Dua Titik
Jika vektor berasal dari titik A(x₁,y₁) menuju B(x₂,y₂), maka panjangnya dapat langsung dihitung dengan rumus:
Contoh soal
Diketahui A(1,2) dan B(7,10). Tentukan panjang AB.
Langkah 1. Tentukan komponen vektor.
Langkah 2. Hitung panjangnya.
Jadi, panjang AB adalah 10 satuan.
Gunakan rumus jarak dua titik secara langsung:
|AB| = √[(7−1)² + (10−2)²]
= √(36+64) = √100 = 10 satuan.
7. Latihan dengan Kunci Jawaban
Coba kerjakan sendiri sebelum membuka kunci jawaban.
Latihan 1 — Komponen vektor
Diketahui A(2,3) dan B(8,7). Tentukan AB.
Latihan 2 — Vektor posisi
Titik P memiliki koordinat P(−4,−2). Tentukan vektor posisi OP.
Latihan 3 — Panjang vektor
Tentukan panjang vektor a = (5,12).
Latihan 4 — Panjang antara dua titik
Diketahui P(−1,2) dan Q(2,6). Tentukan panjang PQ.
8. Kuis Interaktif
Pilih jawaban yang benar, lalu periksa nilaimu.
0 dari 5 soal dijawab
1. Jika A(2,1) dan B(6,5), maka AB adalah ...
2. Vektor posisi titik P(−3,4) adalah ...
3. Panjang vektor a = (8,15) adalah ...
4. Diketahui P(1,4) dan Q(5,7). Panjang PQ adalah ...
5. Jika A(2,3) dan B(7,5), maka BA adalah ...
9. Rangkuman Rumus
| Materi | Rumus |
|---|---|
| Komponen vektor AB | AB = (x₂−x₁, y₂−y₁) |
| Vektor posisi P | OP = (x,y) |
| Panjang vektor a | |a| = √(a₁²+a₂²) |
| Panjang AB | |AB| = √[(x₂−x₁)²+(y₂−y₁)²] |
| Vektor berlawanan arah | BA = −AB |
