Paket 5 — Diagram Pencar dan Korelasi
Statistika SMA | Kelas X–XII
Bagaimana kita mengetahui hubungan antara dua variabel melalui data dan grafik?
1. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan mampu:- Membaca dan membuat diagram pencar.
- Membedakan korelasi positif, negatif, dan tidak berkorelasi secara linear.
- Menafsirkan arah dan kekuatan hubungan dua variabel.
- Menghitung serta menafsirkan koefisien korelasi Pearson.
- Menyadari bahwa korelasi tidak otomatis menunjukkan hubungan sebab-akibat.
2. Mengenal Diagram Pencar
Diagram pencar (scatter plot) adalah diagram yang menampilkan pasangan data dari dua variabel sebagai titik-titik pada bidang koordinat.
Setiap titik mewakili satu pasangan nilai \((x,y)\). Variabel \(x\) biasanya ditempatkan pada sumbu horizontal, sedangkan variabel \(y\) pada sumbu vertikal.
Contoh: waktu belajar dan nilai tes
| Siswa | Waktu belajar (jam) | Nilai tes |
|---|---|---|
| A | 1 | 55 |
| B | 2 | 60 |
| C | 3 | 65 |
| D | 4 | 75 |
| E | 5 | 80 |
Jika pasangan data tersebut digambarkan sebagai titik, kita dapat melihat kecenderungan nilai tes meningkat ketika waktu belajar bertambah.
3. Jenis-Jenis Korelasi
Korelasi menggambarkan arah dan tingkat keeratan hubungan antara dua variabel. Untuk diagram pencar, kita mengamati pola titik-titiknya.
A. Korelasi positif
Ketika nilai \(x\) meningkat, nilai \(y\) cenderung meningkat. Pola titik bergerak dari kiri bawah ke kanan atas.
Contoh yang mungkin: tinggi tanaman dan umur tanaman dalam kondisi pertumbuhan tertentu.
B. Korelasi negatif
Ketika nilai \(x\) meningkat, nilai \(y\) cenderung menurun. Pola titik bergerak dari kiri atas ke kanan bawah.
Contoh yang mungkin: kecepatan rata-rata perjalanan dan waktu yang dibutuhkan untuk menempuh jarak tetap, jika kondisi lainnya sama.
C. Tidak ada korelasi linear yang jelas
Titik-titik tidak memperlihatkan kecenderungan naik atau turun yang jelas.
4. Kekuatan Korelasi
Koefisien korelasi Pearson, dilambangkan dengan \(r\), mengukur arah dan kekuatan hubungan linear antara dua variabel numerik.
\(-1 \leq r \leq 1\)
| Nilai \(r\) | Makna umum |
|---|---|
| \(r=1\) | Korelasi linear positif sempurna |
| \(r\) mendekati 1 | Korelasi positif kuat |
| \(r\) mendekati 0 | Korelasi linear lemah atau tidak ada |
| \(r\) mendekati -1 | Korelasi negatif kuat |
| \(r=-1\) | Korelasi linear negatif sempurna |
5. Rumus Koefisien Korelasi Pearson
Untuk \(n\) pasangan data \((x,y)\), rumus koefisien korelasi Pearson adalah:
Keterangan:
- \(n\) = banyak pasangan data.
- \(\sum x\) = jumlah semua nilai variabel \(x\).
- \(\sum y\) = jumlah semua nilai variabel \(y\).
- \(\sum xy\) = jumlah hasil kali setiap pasangan \(x\) dan \(y\).
- \(\sum x^2\) dan \(\sum y^2\) = jumlah kuadrat masing-masing nilai.
6. Contoh Soal dan Penyelesaian
Diketahui data waktu belajar dan nilai tes berikut.
| \(x\): Waktu belajar (jam) | \(y\): Nilai tes | \(xy\) | \(x^2\) | \(y^2\) |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 55 | 55 | 1 | 3025 |
| 2 | 60 | 120 | 4 | 3600 |
| 3 | 65 | 195 | 9 | 4225 |
| 4 | 75 | 300 | 16 | 5625 |
| 5 | 80 | 400 | 25 | 6400 |
| Jumlah | 335 | 1070 | 55 | 22875 |
Diperoleh:
- \(n=5\)
- \(\sum x=15\)
- \(\sum y=335\)
- \(\sum xy=1070\)
- \(\sum x^2=55\)
- \(\sum y^2=22875\)
Langkah 1. Hitung pembilang.
Langkah 2. Hitung penyebut.
Langkah 3. Hitung koefisien korelasi.
Jumlah kuadrat nilai \(y\) yang benar adalah:
Dengan demikian, faktor kedua penyebut seharusnya:
Jadi, penyebut yang benar adalah:
Koefisien korelasi yang benar:
7. Laboratorium Interaktif Diagram Pencar
Ubah pasangan data di bawah ini. Gunakan format satu pasangan x,y pada setiap baris. Contoh: 1,55 berarti \(x=1\) dan \(y=55\).
Catatan: diagram menggunakan skala otomatis berdasarkan rentang data. Nilai korelasi Pearson dihitung dari pasangan yang dimasukkan.
8. Korelasi dalam Kehidupan Sehari-hari
Perhatikan beberapa pasangan variabel berikut. Arah korelasi yang disebutkan merupakan kecenderungan yang mungkin terjadi, bukan hukum yang berlaku pada semua keadaan.
| Variabel X | Variabel Y | Kecenderungan yang mungkin |
|---|---|---|
| Jam berlatih | Kemampuan memainkan alat musik | Positif |
| Kecepatan rata-rata | Waktu tempuh untuk jarak tetap | Negatif |
| Ukuran sepatu | Nilai matematika | Tidak ada hubungan linear langsung yang diharapkan |
9. Latihan Soal
Cobalah menjawab terlebih dahulu sebelum membuka pembahasan.
Soal 1. Apa yang ditampilkan oleh diagram pencar?
Soal 2. Jika titik-titik cenderung bergerak dari kiri bawah ke kanan atas, bagaimana arah korelasinya?
Soal 3. Apa arti koefisien korelasi \(r=-0{,}90\)?
Soal 4. Apakah korelasi positif selalu membuktikan bahwa \(x\) menyebabkan \(y\)?
Soal 5. Jika \(r=0\), apakah pasti tidak ada hubungan antara kedua variabel?
10. Kuis Evaluasi
Pilih satu jawaban untuk setiap soal, lalu tekan tombol periksa.
11. Refleksi
- Apa perbedaan korelasi positif dan negatif?
- Mengapa korelasi tidak otomatis berarti sebab-akibat?
- Data dua variabel apa yang dapat kamu kumpulkan untuk membuat diagram pencar di lingkungan sekolah?
