Paket 8 — Korelasi Rank Spearman
Statistika SMA | Kelas X–XII
Mengukur hubungan dua variabel menggunakan peringkat data.
1. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan mampu:- Menjelaskan pengertian korelasi Rank Spearman.
- Membedakan korelasi Spearman dan Pearson.
- Mengubah data menjadi peringkat.
- Menghitung koefisien korelasi Spearman.
- Menafsirkan arah dan kekuatan hubungan berdasarkan hasil perhitungan.
- Menangani data yang mempunyai peringkat sama.
2. Apa Itu Korelasi Rank Spearman?
Korelasi Rank Spearman adalah ukuran statistik untuk menilai arah dan kekuatan hubungan monotonik antara dua variabel berdasarkan peringkatnya.
Hubungan monotonik berarti bahwa ketika satu variabel meningkat, variabel lainnya cenderung meningkat atau menurun secara konsisten, meskipun hubungan tersebut tidak harus membentuk garis lurus.
Contoh penggunaan
- Hubungan peringkat siswa berdasarkan hasil dua jenis penilaian.
- Hubungan peringkat kepuasan pelanggan dengan peringkat kualitas pelayanan.
- Hubungan peringkat dua metode penilaian terhadap peserta yang sama.
3. Perbedaan Spearman dan Pearson
| Pearson | Spearman |
|---|---|
| Mengukur hubungan linear. | Mengukur hubungan monotonik berdasarkan peringkat. |
| Menggunakan nilai numerik asli. | Menggunakan peringkat nilai. |
| Sensitif terhadap pencilan. | Peringkat dapat mengurangi pengaruh besar-kecilnya pencilan, tetapi pencilan tetap bisa memengaruhi hasil. |
| Cocok untuk mengukur hubungan linear pada data numerik. | Berguna untuk data ordinal atau hubungan monotonik yang tidak harus linear. |
4. Rumus Korelasi Rank Spearman
Jika semua peringkat berbeda atau tidak terdapat peringkat yang sama (*ties*), koefisien Spearman dapat dihitung dengan rumus berikut.
Keterangan:
- \(r_s\) = koefisien korelasi Rank Spearman.
- \(d_i=R_{xi}-R_{yi}\) = selisih peringkat kedua variabel pada pengamatan ke-\(i\).
- \(d_i^2\) = kuadrat selisih peringkat.
- \(n\) = banyak pasangan data.
Rentang koefisien Spearman adalah:
- \(r_s\) mendekati 1: hubungan monotonik positif kuat.
- \(r_s\) mendekati -1: hubungan monotonik negatif kuat.
- \(r_s\) mendekati 0: hubungan monotonik yang terukur lemah atau tidak jelas.
Kategori lemah, sedang, dan kuat merupakan pedoman yang dapat berbeda antarbidang. Nilai koefisien sebaiknya tetap ditafsirkan bersama konteks dan pola data.
5. Contoh Soal Langkah demi Langkah
Seorang guru ingin mengetahui hubungan antara peringkat siswa pada tes latihan dan tes akhir. Data lima siswa adalah sebagai berikut.
| Siswa | Nilai tes latihan (X) | Nilai tes akhir (Y) |
|---|---|---|
| A | 80 | 85 |
| B | 70 | 75 |
| C | 90 | 95 |
| D | 60 | 65 |
| E | 50 | 55 |
Langkah 1. Tentukan peringkat.
Untuk contoh ini, nilai tertinggi mendapat peringkat 1.
| Siswa | X | Rank X | Y | Rank Y |
|---|---|---|---|---|
| A | 80 | 2 | 85 | 2 |
| B | 70 | 3 | 75 | 3 |
| C | 90 | 1 | 95 | 1 |
| D | 60 | 4 | 65 | 4 |
| E | 50 | 5 | 55 | 5 |
Langkah 2. Hitung selisih peringkat dan kuadratnya.
| Siswa | Rank X | Rank Y | \(d\) | \(d^2\) |
|---|---|---|---|---|
| A | 2 | 2 | 0 | 0 |
| B | 3 | 3 | 0 | 0 |
| C | 1 | 1 | 0 | 0 |
| D | 4 | 4 | 0 | 0 |
| E | 5 | 5 | 0 | 0 |
| Jumlah \(\sum d^2\) | 0 | |||
Langkah 3. Masukkan ke rumus Spearman.
6. Bagaimana Jika Ada Peringkat yang Sama?
Misalnya, tiga siswa memperoleh nilai 80, 80, dan 70. Jika nilai tertinggi mendapat peringkat 1, kedua nilai 80 menempati posisi peringkat 1 dan 2.
Karena nilainya sama, keduanya mendapat peringkat rata-rata:
| Siswa | Nilai | Peringkat |
|---|---|---|
| A | 80 | 1,5 |
| B | 80 | 1,5 |
| C | 70 | 3 |
7. Laboratorium Interaktif Rank Spearman
Masukkan data dalam format X,Y, satu pasangan pada setiap baris. Nilai tertinggi akan mendapat peringkat 1. Jika beberapa nilai sama, semuanya mendapat peringkat rata-rata.
Kalkulator menggunakan peringkat rata-rata untuk nilai yang sama. Koefisien dihitung sebagai korelasi Pearson dari peringkat X dan Y, bukan menggunakan rumus singkat yang mengasumsikan tidak ada *ties*.
8. Latihan Soal
Soal 1. Apa yang dibandingkan dalam korelasi Rank Spearman?
Soal 2. Apa arti \(r_s=0{,}90\) secara umum?
Soal 3. Jika \(r_s=-1\), apa artinya?
Soal 4. Dua nilai menempati posisi peringkat 3 dan 4 karena nilainya sama. Berapakah peringkat yang diberikan kepada masing-masing nilai?
Soal 5. Apakah korelasi Spearman yang tinggi membuktikan bahwa X menyebabkan Y?
9. Kuis Evaluasi
Pilih satu jawaban pada setiap soal, lalu tekan tombol periksa.
10. Refleksi dan Tantangan
- Mengapa Spearman dapat digunakan untuk data ordinal?
- Apa yang harus dilakukan jika beberapa nilai memiliki peringkat yang sama?
- Kapan kamu akan memilih Spearman daripada Pearson?
