HIPERBOLA
Memahami konsep, persamaan, unsur-unsur, grafik, dan penerapannya melalui eksplorasi interaktif.
- Pengertian hiperbola
- Unsur-unsur hiperbola
- Persamaan standar dan asimtot
- Mengubah persamaan umum ke bentuk standar
- Menentukan persamaan hiperbola
- Laboratorium grafik interaktif
- Contoh soal dan aplikasi
- Latihan dan pembahasan
1. Pengertian hiperbola
Hiperbola adalah himpunan titik-titik pada bidang yang memiliki selisih mutlak jarak yang tetap terhadap dua titik tetap. Kedua titik tetap tersebut disebut fokus.
Hiperbola termasuk irisan kerucut. Secara geometris, hiperbola terbentuk ketika sebuah bidang memotong kedua nappe (bagian atas dan bawah) kerucut ganda.
Hiperbola horizontal
Cabang membuka ke kiri dan kanan; sumbu transversal sejajar sumbu-x.
Hiperbola vertikal
Cabang membuka ke atas dan bawah; sumbu transversal sejajar sumbu-y.
2. Unsur-unsur hiperbola
Perhatikan istilah berikut. Unsur-unsur ini akan sering digunakan ketika membaca persamaan maupun grafik.
Pusat (C)
Titik tengah hiperbola, terletak di antara kedua puncak dan kedua fokus.
Puncak (vertex)
Dua titik pada hiperbola yang paling dekat dengan pusat, masing-masing pada cabang.
Fokus (F₁ dan F₂)
Dua titik tetap yang menjadi acuan definisi hiperbola.
Sumbu transversal
Sumbu yang melalui kedua puncak dan kedua fokus. Panjangnya 2a.
Sumbu konjugat
Sumbu yang tegak lurus sumbu transversal dan melalui pusat. Panjangnya 2b.
Asimtot
Dua garis yang didekati cabang hiperbola ketika menjauh dari pusat.
Eksentrisitas
Ukuran keterbukaan hiperbola, yaitu e = c/a. Untuk hiperbola, e selalu lebih besar dari 1.
3. Persamaan standar hiperbola
A. Hiperbola horizontal
Pusat C(h,k), puncak (h ± a,k), fokus (h ± c,k), dan asimtot:
B. Hiperbola vertikal
Pusat C(h,k), puncak (h,k ± a), fokus (h,k ± c), dan asimtot:
| Unsur | Horizontal | Vertikal |
|---|---|---|
| Pusat | (h,k) | (h,k) |
| Puncak | (h ± a,k) | (h,k ± a) |
| Fokus | (h ± c,k) | (h,k ± c) |
| Asimtot | y − k = ± ba(x − h) | y − k = ± ab(x − h) |
| Hubungan | c² = a² + b² | |
4. Mengubah persamaan umum menjadi bentuk standar
Bentuk umum hiperbola tanpa suku xy dapat ditulis:
Untuk hiperbola, koefisien x² dan y² berlainan tanda. Langkah mengubahnya:
- Kelompokkan suku x dan suku y.
- Faktorkan koefisien x² dan y² dari kelompok masing-masing.
- Pindahkan konstanta ke ruas kanan.
- Lengkapi kuadrat sempurna pada kelompok x dan y.
- Samakan ruas kanan menjadi 1 dengan membagi seluruh persamaan.
- Baca pusat, a², b², lalu tentukan c.
- Kelompokkan: 9(x² − 4x) − 4(y² + 4y) = 16.
- Lengkapi kuadrat: 9[(x − 2)² − 4] − 4[(y + 2)² − 4] = 16.
- Uraikan: 9(x − 2)² − 36 − 4(y + 2)² + 16 = 16.
- Pindahkan konstanta: 9(x − 2)² − 4(y + 2)² = 36.
- Bagi 36:
Jadi pusat (2,−2), a²=4, b²=9, a=2, b=3, dan c=√13. Hiperbola membuka ke kiri dan kanan.
5. Menentukan persamaan hiperbola dari informasi
- Karena pusat dan puncak memiliki ordinat sama, hiperbola horizontal.
- a = jarak pusat ke puncak = 4, sehingga a² = 16.
- c = jarak pusat ke fokus = 5, sehingga c² = 25.
- b² = c² − a² = 25 − 16 = 9.
c² = 3² + 4² = 25, sehingga c=5. Fokusnya (0,5) dan (0,−5).
6. Laboratorium grafik hiperbola
Ubahlah orientasi, pusat, serta nilai a dan b. Amati perubahan bentuk grafik, letak puncak, fokus, dan asimtot. Gunakan bilangan positif untuk a dan b.
7. Aplikasi hiperbola
Lintasan navigasi
Model tertentu dalam navigasi radio dapat menggunakan perbedaan jarak terhadap dua pemancar untuk menentukan posisi.
Akustik dan lokasi sumber suara
Perbedaan waktu tibanya suara pada dua sensor dapat menghasilkan selisih jarak. Kumpulan posisi yang memenuhi kondisi tersebut dapat dimodelkan sebagai hiperbola.
Reflektor dan teleskop
Sifat geometri hiperbola dimanfaatkan dalam rancangan optik tertentu, misalnya sistem cermin hiperbolik.
8. Latihan soal
Kerjakan soal berikut terlebih dahulu. Pilih jawaban, lalu tekan tombol periksa. Kunci dan pembahasan dapat dibuka setelah mencoba.
Laboratorium Matematika · Kelas-Matematika.com
