MATEMATIKA SMA • KELAS X • TAHAP 5
Pemecahan Masalah Trigonometri
Menggunakan perbandingan trigonometri, aturan sinus, aturan cosinus, dan luas segitiga untuk memecahkan persoalan kontekstual secara runtut.
Dalam soal kontekstual, tantangan pertama sering kali bukan menghitung, melainkan menentukan informasi yang diketahui, menggambar sketsa, memilih model matematika yang tepat, lalu menafsirkan hasilnya.
1. Strategi Memecahkan Masalah Trigonometri
Langkah 1 — Pahami
Tuliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan. Samakan satuan panjang dan perhatikan apakah sudut diukur dari horizontal atau vertikal.
Langkah 2 — Buat sketsa
Gambarkan objek, garis pandang, jarak mendatar, tinggi, dan sudut yang diketahui. Tandai segitiga yang terbentuk.
Langkah 3 — Pilih model
Segitiga siku-siku: gunakan sinus, cosinus, atau tangen. Segitiga sembarang: pertimbangkan aturan sinus atau cosinus.
Langkah 4 — Hitung dan cek
Hitung dengan satuan yang konsisten, periksa kewajaran hasil, lalu tulis jawaban sesuai konteks.
2. Sudut Elevasi dan Depresi
Sudut elevasi adalah sudut antara garis horizontal pengamat dan garis pandang ke objek yang lebih tinggi. Sudut depresi adalah sudut antara garis horizontal dan garis pandang ke objek yang lebih rendah.
Contoh: tinggi pohon
Seorang siswa berdiri 18 m dari pangkal pohon. Sudut elevasi ke puncak pohon \(35^\circ\). Tinggi mata siswa 1,5 m. Perkirakan tinggi pohon.
Buka pembahasan
Selisih tinggi puncak pohon terhadap mata siswa adalah \(18\tan35^\circ\approx12{,}60\) m.
Tinggi pohon \(\approx12{,}60+1{,}5=14{,}10\) m.
3. Menentukan Jarak yang Sulit Diukur Langsung
Aturan sinus dan cosinus berguna saat jarak yang dicari berada di seberang sungai, di antara dua titik yang sulit dihubungkan langsung, atau menjadi diagonal suatu area.
Contoh: jarak ke titik di seberang sungai
Dua titik pengamatan \(A\) dan \(B\) berjarak 30 m. Sudut di \(A\) menuju titik \(P\) adalah \(48^\circ\), sedangkan sudut di \(B\) adalah \(67^\circ\). Tentukan jarak \(AP\).
Buka pembahasan
Sudut \(P=180^\circ-48^\circ-67^\circ=65^\circ\).
\(AP=\frac{30\sin67^\circ}{\sin65^\circ}\approx30{,}5\) m.
4. Bagaimana Memilih Rumus?
| Informasi yang diketahui | Strategi yang biasanya sesuai |
|---|---|
| Segitiga siku-siku, sudut dan satu sisi | Sinus, cosinus, atau tangen |
| Dua sudut dan satu sisi segitiga | Aturan sinus |
| Dua sisi dan sudut apit | Aturan cosinus |
| Tiga sisi segitiga | Aturan cosinus untuk mencari sudut |
| Dua sisi dan sudut apit, mencari luas | \(L=\frac12 ab\sin C\) |
5. Laboratorium Kasus: Mengukur Tinggi Menara
Atur jarak pengamat ke kaki menara, sudut elevasi, dan tinggi mata pengamat. Kalkulator menghitung tinggi menara berdasarkan model segitiga siku-siku.
Hasil
6. Proyek Mini: Perkirakan Tinggi Objek di Sekolah
Tantangan: dalam kelompok, perkirakan tinggi pohon, tiang bendera, atau bagian bangunan yang aman diamati dari tanah. Jangan memanjat atau mendekati area berbahaya.
- Pilih objek dan tentukan titik pengamatan yang aman.
- Ukur jarak mendatar dari titik pengamatan ke pangkal objek.
- Gunakan klinometer sederhana atau alat pengukur sudut untuk memperoleh sudut elevasi.
- Catat tinggi mata pengamat, lalu hitung tinggi objek.
- Ulangi pengukuran dari titik lain dan bandingkan hasilnya.
- Jelaskan sumber kesalahan dan cara memperbaiki ketelitian pengukuran.
Lembar pencatatan
Catatan dapat disalin ke laporan kelompok. Pastikan hasil perhitungan dibandingkan dengan pengukuran ulang.
7. Evaluasi Tahap 5
Pilih satu jawaban yang paling tepat. Pembahasan dapat dibuka sebelum atau sesudah memeriksa skor.
Rangkuman Tahap 5
- Mulai dari informasi yang diketahui, pertanyaan, sketsa, dan satuan.
- Gunakan sinus, cosinus, atau tangen untuk segitiga siku-siku.
- Gunakan aturan sinus atau cosinus untuk segitiga sembarang sesuai informasi yang tersedia.
- Periksa kewajaran hasil dan jelaskan keterbatasan model.