BAB 1.
Memahami Model Eksponensial
1. Apa itu
model matematika?
Model matematika
adalah representasi suatu situasi nyata menggunakan simbol, persamaan, tabel,
atau grafik.
Contohnya, sebuah
koloni bakteri mula-mula terdiri atas 100 bakteri. Setiap jam jumlahnya
menjadi dua kali lipat.
Tabel pertumbuhannya:
|
Waktu (jam) |
Jumlah bakteri |
|
0 |
100 |
|
1 |
200 |
|
2 |
400 |
|
3 |
800 |
|
4 |
1.600 |
Kita melihat bahwa jumlah bakteri dikalikan 2 setiap jam.
Model matematikanya adalah
N(t)=100⋅2tN(t)=100⋅2t
Keterangan:
- N(t)N(t)
= jumlah bakteri setelah tt jam.
- 100
= jumlah awal.
- 2 =
faktor pengali setiap jam.
- tt
= waktu dalam jam.
Inilah ciri utama
model eksponensial: perubahan dihitung berdasarkan faktor pengali, bukan
penambahan tetap.
2. Perbedaan
pertumbuhan linear dan eksponensial
Misalkan ada dua
koloni bakteri yang mula-mula berjumlah 100.
- Koloni A bertambah 100 bakteri setiap
jam.
- Koloni
B menjadi dua kali lipat setiap jam.
|
Waktu (jam) |
Koloni A: linear |
Koloni B: eksponensial |
|
0 |
100 |
100 |
|
1 |
200 |
200 |
|
2 |
300 |
400 |
|
3 |
400 |
800 |
|
4 |
500 |
1.600 |
|
5 |
600 |
3.200 |
Model koloni A:
L(t)=100+100tL(t)=100+100t
Model koloni B:
E(t)=100⋅2tE(t)=100⋅2t
Apa yang membedakan keduanya?
- Pertumbuhan
linear memiliki selisih tetap dalam setiap periode.
- Pertumbuhan
eksponensial memiliki rasio atau faktor pengali tetap dalam setiap
periode.
Pada awalnya kedua koloni berkembang dengan jumlah yang
sama. Namun, pertumbuhan eksponensial akhirnya jauh lebih cepat.
3. Rumus umum
pertumbuhan eksponensial
Jika suatu
kuantitas mula-mula sebesar N0N0 dan bertambah dengan laju rr
setiap periode, modelnya adalah
N(t)=N0(1+r)tN(t)=N0(1+r)t
dengan:
- N0N0
= nilai awal.
- rr
= laju pertumbuhan dalam bentuk desimal.
- tt
= jumlah periode.
- N(t)N(t)
= nilai setelah tt periode.
Contoh:
pertumbuhan 15% berarti r=0,15r=0,15, sehingga faktor pengalinya adalah
1,151,15.
4. Rumus umum
peluruhan eksponensial
Jika suatu
kuantitas berkurang dengan laju rr setiap periode, modelnya adalah
N(t)=N0(1−r)tN(t)=N0(1−r)t
dengan
0<r<10<r<1.
Contoh: penurunan
20% berarti faktor pengalinya 1−0,20=0,801−0,20=0,80.
Penting: persentase pertumbuhan atau penurunan
dihitung dari nilai pada periode sebelumnya, bukan selalu dari nilai awal.
BAB 2. Contoh
Soal dan Pembahasan
Contoh 1 —
Pertumbuhan populasi
Sebuah populasi
serangga mula-mula berjumlah 500 ekor. Jumlahnya meningkat 20% setiap minggu.
Berapa jumlahnya setelah 4 minggu jika pola pertumbuhan tersebut tetap?
Langkah 1:
Tentukan model.
N(t)=N0(1+r)tN(t)=N0(1+r)t
Diketahui N0=500N0=500,
r=0,20r=0,20, dan t=4t=4.
Langkah 2:
Substitusikan nilai.
N(4)=500(1,2)4=500(2,0736)=1.036,8N(4)=500(1,2)4=500(2,0736)=1.036,8
Jadi, model
memprediksi sekitar 1.037 ekor setelah 4 minggu. Karena jumlah serangga
harus berupa bilangan bulat, hasil model dibulatkan untuk interpretasi.
Contoh 2 —
Penyusutan harga kendaraan
Harga sebuah
kendaraan baru adalah Rp200.000.000. Nilainya diperkirakan turun 15%
setiap tahun. Berapa nilai kendaraan setelah 3 tahun menurut model tersebut?
Faktor penyusutan:
1−0,15=0,851−0,15=0,85
Model:
V(t)=200.000.000(0,85)tV(t)=200.000.000(0,85)t
Setelah 3 tahun:
V(3)=200.000.000(0,85)3=200.000.000(0,614125)=122.825.000V(3)=200.000.000(0,85)3=200.000.000(0,614125)=122.825.000
Jadi, nilai perkiraannya adalah Rp122.825.000.
Contoh 3 —
Menentukan waktu pertumbuhan
Jumlah bakteri
mula-mula 400. Jumlahnya menjadi dua kali lipat setiap 3 jam. Kapan
jumlah bakteri mencapai 6.400?
Model:
N(t)=400⋅2t/3N(t)=400⋅2t/3
Kita mencari tt
ketika N(t)=6.400N(t)=6.400.
400⋅2t/3=6.400400⋅2t/3=6.400
2t/3=16=242t/3=16=24
Maka:
t3=43t=4
t=12 jamt=12 jam
Contoh 4 — Menentukan waktu dengan logaritma
Tidak semua persoalan dapat diselesaikan dengan menyamakan
basis secara langsung. Dalam kasus
seperti ini, kita dapat menggunakan logaritma.
Sebuah investasi
bertumbuh 8% per tahun secara majemuk. Berapa lama waktu yang dibutuhkan agar
modal awal menjadi dua kali lipat?
Modelnya:
2=(1,08)t2=(1,08)t
Ambil logaritma
pada kedua ruas:
log2=tlog(1,08)log2=tlog(1,08)
Sehingga:
t=log2log(1,08)t=log(1,08)log2
Dengan kalkulator
diperoleh:
t≈9,01 tahunt≈9,01 tahun
Jadi, waktu
penggandaan secara matematis sekitar 9,01 tahun. Jika bunga hanya
dibukukan sekali setiap tahun dan kita mencari akhir tahun pertama ketika modal
sudah sekurang-kurangnya dua kali lipat, diperlukan 10 tahun penuh.
Contoh ini
menunjukkan hubungan antara eksponen dan logaritma: eksponen digunakan untuk
menghitung nilai akhir, sedangkan logaritma membantu menentukan waktu.
BAB 3.
Eksplorasi Interaktif: Pertumbuhan dan Peluruhan
Mari kita buat
percobaan sederhana. Ibu dan peserta didik dapat mengubah nilai awal,
persentase perubahan, dan waktu untuk melihat bagaimana hasilnya berubah.
Laboratorium Eksponen
Ubah parameter dan amati nilai setiap periode. Model mengasumsikan persentase perubahan
tetap.
Nilai awal
1.000
100
2.500
5.000
Persentase per
periode
10%
1%
15%
30%
Banyak periode
5
1
5
10
Pertumbuhan
Peluruhan
Model matematika
N(t) = 1.000 ×
1,1ᵗ
Faktor pengali:
1,1
Nilai setelah 5
periode
1.610,51
Pertumbuhan
total: 61,05%
Tabel perkembangan
|
Periode |
Nilai |
|
0 |
1.000 |
|
1 |
1.100 |
|
2 |
1.210 |
|
3 |
1.331 |
|
4 |
1.464,1 |
|
5 |
1.610,51 |
Grafik perkembangan
Sumbu horizontal
menunjukkan periode; sumbu vertikal menunjukkan nilai. Skala vertikal
disesuaikan agar perkembangan terlihat.
Pertanyaan eksplorasi
- Jika persentase pertumbuhan naik dari
5% menjadi 20%, apa yang terjadi pada nilai akhir?
- Jika
nilai awal diperbesar dua kali, bagaimana perubahan nilai akhir?
- Pada model peluruhan, mengapa nilai
selalu semakin kecil tetapi tetap positif?
- Apakah pertumbuhan eksponensial dapat
berlangsung tanpa batas di dunia nyata? Jelaskan faktor yang
mungkin membatasi pertumbuhan.
BAB 4. Aktivitas Laboratorium Matematika
Aktivitas ini dapat dilakukan secara berkelompok dengan
kalkulator atau spreadsheet.
Aktivitas 1 — Pertumbuhan yang mengejutkan
Masalah: Dua rekening simulasi dimulai dengan saldo
Rp1.000.000.
- Rekening
A bertambah Rp100.000 setiap tahun.
- Rekening
B bertambah 10% setiap tahun secara majemuk.
Tugas peserta didik:
- Buat
tabel saldo kedua rekening selama 10 tahun.
- Tentukan
model matematika untuk setiap rekening.
- Gambarkan
kedua grafik dalam satu bidang koordinat.
- Tentukan
kapan saldo rekening B melampaui saldo rekening A.
- Jelaskan
mengapa kedua model memberikan hasil yang semakin berbeda.
Model yang digunakan:
A(t)=1.000.000+100.000tA(t)=1.000.000+100.000t
B(t)=1.000.000(1,1)tB(t)=1.000.000(1,1)t
Sebagai petunjuk, peserta didik dapat membandingkan kedua
model untuk t=0,1,2,…,10t=0,1,2,…,10.
Aktivitas 2 — Menyelidiki waktu paruh
Masalah: Sebuah sampel zat memiliki massa awal 128
gram dan massa yang tersisa menjadi setengah setiap 4 jam.
Peserta didik diminta untuk:
- Menentukan
model peluruhan.
- Membuat
tabel massa zat selama 20 jam.
- Menggambar
grafik massa terhadap waktu.
- Menentukan
kapan massa zat menjadi 16 gram.
- Menjelaskan
mengapa pengurangan massa dalam gram tidak tetap setiap 4 jam, meskipun
persentase penurunannya tetap.
Model:
M(t)=128(12)t/4M(t)=128(21)t/4
Aktivitas ini membantu peserta didik melihat bahwa peluruhan
eksponensial memiliki selisih absolut yang berubah, tetapi rasio yang tetap
pada interval waktu yang sama.
BAB 5. Latihan Soal
A. Pemahaman konsep
- Jelaskan perbedaan pertumbuhan linear
dan pertumbuhan eksponensial.
- Tuliskan
model pertumbuhan untuk populasi awal 800 orang yang bertambah 5% setiap
tahun.
- Tuliskan
model peluruhan untuk sebuah benda yang nilainya turun 12% setiap tahun
dari nilai sebelumnya.
- Apa arti faktor pengali 1,25 dalam
model eksponensial?
- Apa arti faktor pengali 0,7 dalam
model eksponensial?
B. Perhitungan
dan pemodelan
6. Populasi awal
sebuah kota kecil adalah 20.000 orang dan meningkat 3% per tahun. Perkirakan
populasi setelah 5 tahun.
7. Sebuah
investasi sebesar Rp8.000.000 memperoleh bunga majemuk 6% per tahun. Tentukan
nilai investasi setelah 4 tahun.
8. Harga sebuah
mesin adalah Rp50.000.000. Nilainya menyusut 8% setiap tahun. Berapa nilai
mesin setelah 3 tahun?
9. Jumlah bakteri
mula-mula 600 dan menjadi tiga kali lipat setiap 2 jam. Berapa jumlah bakteri
setelah 8 jam?
10. Suatu zat bermassa awal 240 gram memiliki waktu paruh 6
jam. Berapa massa yang tersisa
setelah 18 jam?
C. Persamaan
dan pertidaksamaan kontekstual
11. Jumlah
bakteri mula-mula 200 dan menjadi dua kali lipat setiap jam. Berapa waktu yang
dibutuhkan agar jumlahnya mencapai 12.800?
12. Sebuah
populasi dimodelkan dengan P(t)=1.000(1,5)tP(t)=1.000(1,5)t.
Tentukan waktu ketika populasi pertama kali melebihi 7.500 berdasarkan periode
bulat.
13. Nilai suatu
mesin dimodelkan dengan V(t)=40.000.000(0,8)tV(t)=40.000.000(0,8)t.
Setelah berapa tahun nilainya kurang dari Rp10.000.000?
14. Tabungan
sebesar Rp5.000.000 mendapat bunga majemuk 4% per tahun. Berapa lama waktu yang
diperlukan agar tabungan mencapai sekurang-kurangnya Rp6.000.000? Gunakan
logaritma jika diperlukan.
D. Soal
tantangan
15. Dua populasi
dimodelkan sebagai berikut:
P(t)=500(1,2)tP(t)=500(1,2)t
Q(t)=800(1,1)tQ(t)=800(1,1)t
Tentukan populasi
mana yang lebih besar setelah 5 periode. Jelaskan apakah populasi yang awalnya
lebih kecil selalu akan tetap lebih kecil.
16. Sebuah perangkat memiliki nilai awal Rp12.000.000.
Nilainya berkurang 15% per tahun.
a. Buat model matematikanya.
b. Tentukan nilainya setelah 4 tahun.
c. Tentukan tahun pertama ketika nilainya kurang dari
Rp5.000.000.
17. Sebuah populasi mengikuti model N(t)=N0(1+r)tN(t)=N0(1+r)t.
Jelaskan cara menentukan rr jika nilai awal, nilai akhir, dan waktu
diketahui.
BAB 6. Kunci
Jawaban
BAB 7.
Refleksi Pembelajaran
Ajak peserta
didik menjawab pertanyaan berikut secara tertulis.
- Apa ciri utama yang membedakan model
eksponensial dari model linear?
- Bagaimana cara menentukan faktor
pengali jika persentase perubahan diketahui?
- Mengapa nilai yang berkurang 20%
setiap tahun tidak berarti selalu berkurang dengan jumlah rupiah yang
sama?
- Kapan model eksponensial dapat
digunakan untuk memprediksi keadaan nyata, dan kapan model tersebut perlu
diperbaiki?
- Bagaimana
matematika membantu kita mengambil keputusan dalam menabung, mengelola
sumber daya, atau memahami perubahan populasi?
Nilai karakter: peserta didik belajar berpikir
kritis, teliti menggunakan data, dan bertanggung jawab dalam menafsirkan hasil
perhitungan sebelum mengambil keputusan.
Ringkasan materi
Rumus penting
Pertumbuhan eksponensial
N(t)=N0(1+r)tN(t)=N0(1+r)t
Peluruhan eksponensial
N(t)=N0(1−r)tN(t)=N0(1−r)t
Peluruhan dengan waktu paruh
N(t)=N0(12)t/TN(t)=N0(21)t/T
Menentukan waktu menggunakan logaritma
Jika N=N0atN=N0at, maka:
t=log(N/N0)logat=logalog(N/N0)
Rumus waktu tersebut berlaku untuk a>0a>0, a≠1a=1,
dan rasio N/N0>0N/N0>0.



